8 Hal perihal Desainer Interior yang Perlu Anda Kenal

Apakah Anda berkeinginan menyewa desainer interior? Apakah Anda benar-benar butuh seorang desainer atau cuma berkeinginan tahu seperti apa pelaksanaan pekerjaannya? Bagaimana profesi yang dijalankannya? Seperti seorang dekorator, desainer interior bisa menolong Anda memilih barang dan kelengkapan rumah tangga, termasuk warna cat. Di sejumlah negara komponen di Amerika Serikat, seorang desainer interior mempunyai gelar desain dan memperoleh sertifikasi, serta memiliki keahlian tambahan dalam hal bangunan, standar konstruksi, pelaksanaan proyek, dan hal lain. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini penjelasan yang perlu Anda kenal mengenai desainer interior:

Baca : Jasa interior desain jakarta

  1. Desainer interior mungkin saja berprofesi untuk Anda padahal Anda berada di kota yang berbeda. Sekiranya Anda telah mengincar seorang desainer sebab menyenangi karyanya dan Anda tahu bahwa ia tinggal di kota yang jauh dari daerah tinggal Anda, jangan seketika menganggap Anda tak dapat berprofesi sama dengannya. Ketika ini sejumlah perusahaan desain interior mempunyai kantor cabang atau perwakilan di kota lain. Para desainer malahan bersedia mengerjakan perjalanan jauh untuk suatu proyek. Jadi kalau Anda berkeinginan berprofesi sama dengan desainer tertentu, semestinya dipastikan secara khusus dulu kemampuannya.
  2. Desainer interior menjalani pengajaran dan pelatihan yang ketat, sama seperti pekerjaan lainnya. “Sertifikasi yakni salah satu metode untuk mempertimbangkan bahwa seorang desainer memenuhi persyaratan untuk melaksanakan proyek Anda,” kata Andrea Schumacher, seorang desainer interior di Amerika Serikat. “Metode lain untuk mengenal seorang desainer interior yang memenuhi persyaratan merupakan dengan memperhatikan pengajarannya dan mempertimbangkan itu sesuai dengan apa yang dijalankan,” imbuhnya. Pertimbangkan dengan bagus pengajaran berhubungan desain dan sertifikasi profesional untuk menerima ilustrasi komplit perihal kualifikasi desainer interior Anda. Andrea Schumacher memberi teladan dirinya sendiri. Ia bergelar sarjana desain interior dari Colorado State University, lalu mempelajari desain universal di Graduate School of Design di Harvard University dan yakni member organisasi American Society of Interior Designers.
  3. Desainer interior semestinya meniru perkembangan teknologi terupdate dan memakainya untuk menolong menciptakan harapan anda. “Seorang desainer semestinya tahu AutoCad dan program komputer yang lain untuk perencanaan ruang dan sebagainya,” sebut Schumacher. Program dan keterampilan khusus ini memungkinkan desainer interior merealisasikan desain yang mungkin tak pernah Anda bayangkan. Mereka bisa membikin perhitungan komputerisasi yang realistis sehingga memungkinkan Anda untuk memvisualisasikan perubahan sebelum melaksanakannya.
  4. Desainer interior dapat melaksanakan bermacam variasi proyek rumah. “Kami berprofesi cocok dengan dana yang Anda miliki. Meski kami berprofesi untuk bangunan rumah besar, kami juga melaksanakan proyek dengan anggaran yang lebih kecil. Pemilik rumah tak perlu takut untuk menyewa desainer interior cuma sebab mereka tak membangun rumah baru atau memperbarui rumah mereka,” kata Kate O’Hara yang juga seorang desainer interior.
  5. Desainer interior dapat melaksanakan proyek cocok dengan standar keamanan suatu bangunan. Seorang perancang interior yang bersertifikasi semestinya mengenal regulasi pembangunan ketika ini dan regulasi lain yang memengaruhi desain di lokasi daerah mereka berprofesi sehingga keamanan proyek yang dijalankan lebih terjamin.
  6. Desainer interior tak senantiasa dapat membagi isu perihal suatu produk dan harganya terhadap publik. Tak seluruh pertanyaan perihal suatu produk dan harga dapat dijawab dan dipublikasikan. “Kami mencoba untuk menjadi seterbuka mungkin perihal metode kerja, desain, dan anjuran kami. Melainkan, ada isu perihal barang tertentu yang tak kami berikan kabarnya terhadap publik,” sebut O\\’Hara. Ada sebagian alasan. Pertama, tuturnya, sebab vendor dari si desainer itu tak memperbolehkan untuk mencantumkan harganya. Kedua, banyak produk yang berubah dari waktu ke waktu. Ada yang tak diproduksi lagi atau ada pula yang harganya berubah. “Itu yang membikin kami semestinya menghormati privasi klien kami, yang umumnya tak berkeinginan kami mengumumkan jumlah dana yang mereka habiskan untuk membeli perabotan mereka,” ujar O’Hara.
  7. Desainer interior berkeinginan berprofesi cocok dengan visi sang klien, lalu mengembangkannya. Mereka ada untuk memperdengarkan dan mengenal keperluan kliennya, kemudian membikin desain cocok yang diharapkan. “Kami menyukai saat orang mendatangi kami untuk mencari sesuatu yang berbeda. Desainer berprofesi dengan gaya masing-masing, dan senantiasa menyenangkan untuk mencoba sesuatu yang baru,” kata O’Hara. Berdasarkan ia, desainer tak berprofesi dengan konsep atau desain yang dibuatnya sendiri. Sebaliknya, justru desainer akan menolong menempuh dan menciptakan visi kliennya secara optimal.
  8. Desainer interior dapat memperhatikan proyek yang dijalankan secara keseluruhan dari permulaan hingga akhir. Seorang desainer interior yang bermutu dapat mengawasi para pekerja dalam timnya, membikin keputusan perihal perubahan interior, merombak suatu ruangan, atau memindahkan barang di suatu rumah. “Kecuali itu, seorang desainer interior mempunyai keterampilan untuk memilih furnitur, yang yakni komponen penting dan berharga di suatu rumah,” pungkas Schumacher.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.